Selamat Datang di Web Juprani, S.Pd jangan lupa tinggalkan komentarnya semoga bermanfaat terima kasih... dan bagi yang butuh PTK silahkan hub saya

Laporan Karya Tulis Ilmiah ( KTI ) AKBID terbaru

iklan atas disini
Iklan tengah disini
Sobat web juprani ... sebelum nya ane pernah share tantang contoh abstrak Karya Tulis Ilmiah ( KTI ) AKBID, nah kali ini ane akan share untuk contoh laporan KTI Akbidnya sob.... tapi ni baru bab I dulu ya untuk, bab selanjutnya menyusul.. yang penting sobat jangan sampe ketinggalan ni update terbarunya dari web juprani .. jadi nanti bisa dapet contoh laporan Karya Tulis Ilmiah ( KTI ) Akbid nya sampe dengan selesai ya.. gak .... sob..........!!! ya dong tentunga heheheheheh 
kalau takut ketinggalan silahkan aja kitu Fans Page nya web juprani klik disini sob

Baca Juga :





BAB I
PENDAHULUAN
1.1    Latar belakang
Memasuki awal tahun pertama pembangunan jangka panjang tahap II, pembangunan gerakan keluarga berencana nasional ditujukan terutama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Keluarga sebagai kelompok sumber daya manusia terkecil yang mempunyai ikatan batiniah dan lahiriah. Dimana keluarga merupakan pengembangan sasaran dalam mengupayakan terwujudnya visi keluarga berencana nasional (Sarwono, 2002).
Program keluarga berencana nasional mempunyai kontribusi penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidik, kontribusi program keluarga berencana nasional tersebut dapat dilihat pelaksanaan program Making Pregnancy Safer (Saifuddin, 2006).
Pembangunan keluarga sejahtera merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas dan ketahanan masing-masing keluarga dalam mengantisipasi setiap pengaruh negatif yang mengancam keutuhan keluarga sebagai unit terkecil yang paling utama dari masyarakat (Hartanto, 2004).
1
Menurut World Health Organization (WHO), dewasa ini hampir 380 juta pasangan menjalankan keluarga berencana dan 65-75 juta diantaranya, terutama  di negara berkembang menggunakan kontrasepsi hormonal seperti kontrasepsi oral, suntik dan implant (Sarwono, 2002).
Di Indonesia masalah kesehatan dan pendidikan merupakan masalah penting dilihat dari urgensi dan besarnya permasalahan. Dalam bidang kesehatan, misalnya Penerapan program keluarga berencana (KB) dalam tiga puluh tahun terakhir membuktikan fokus pemerintah pada alat reproduksi perempuan dalam mengendalikan jumlah penduduk (Duniaesai, 2008).
Menurut laporan yang ada, di provinsi Banten, cakupan akseptor KB aktif tahun 2010 adalah sebesar 69,72%, terdiri dari metode suntikan ( 46,27% ),        pil (14,26%), AKDR/IUD (25,64 %) susuk KB ( 8, 76% ) MOW ( 2, 49 % ), kondom ( 1,44% ) MOP ( 1,15 % ) (BKKBN, 2009).
Data yang diperoleh dari Puskesmas Kramatwatu pada tahun 2015, jumlah akseptor KB aktif sebanyak 539 orang, peserta KB pil sebanyak 10 orang, KB suntik sebanyak 135 orang, kondom sebanyak 30 orang, KB implant sebanyak 10 orang, KB IUD sebanyak 352 orang, KB metode operasi pria (MOP) sebanyak 1 orang dan KB metode operasi wanita (MOW) sebanyak 1 orang.
Pil merupakan alat KB yang paling populer. Menurut data program keluarga berencana indonesia (PKBI) pil KB menduduki peringkat pertama denga nilai rata-rata 38,74%. Meski efek sampingnya tidak begitu serius dan jarang ditemukan namun ada beberapa kondisi perempuan yang tidak dianjurkan menggunakan kontraspesi oral ini (Christina, 2008).
Hasil observasi dan wawancara pendahuluan dengan 10 orang akseptor KB yang berkunjung ke di Puskesmas ........ pada tanggal 2 Februari tahun 2015 Diperoleh informasi bahwa 3 orang diantaranya menggunakan KB pil, sedangkan sisanya yaitu 7 orang, tidak menggunakan pil, dengan alasan takut, sering pusing, dan tidak diperbolehkan suami.
Berkaitan dengan latar belakang diatas, maka mengingat pentingnya peningkatan cakupan akseptor KB khususnya kontrasepsi pil, sehingga penulis teratarik untuk meneliti lebih jauh mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi pil pada akseptor KB di Puskesmas ........Tahun 2015.
1.2    Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yag telah dijelaskan di atas, maka dapat ditarik rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi pil di puskesmas .........tahun 2015 ?”
1.3      Tujuan Penelitian
1.3.1    Tujuan Umum
Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi pil pada akseptor KB di di Puskesmas ......................Tahun 2015.
1.3.2      Tujuan Khusus
a.       Diketahuinya distribusi frekuensi akseptor KB berdasarkan pemilihan kontrasepsi pil di Puskesmas ......................tahun 2015
b.  Diketahuinya distribusi frekuensi akseptor KB berdasarkan umur di Puskesmas ......................tahun 2015
c.  Diketahuinya distribusi frekuensi akseptor KB berdasarkan pendidikan di Puskesmas ......................Tahun 2015
d. Diketahuinya distribusi frekuensi akseptor KB berdasarkan paritas di Puskesmas ......................Tahun 2015
e.       Diketahuinya distribusi frekuensi akseptor KB berdasarkan pengetahuan di Puskesmas ......Tahun 2015
f.       Diketahuinya distribusi frekuensi akseptor KB berdasarkan dukungan suami di Puskesmas ... Tahun 2015
g.      Diketahuinya hubungan umur dengan  pemilihan kontrasepsi pil pada akseptor KB di Puskesmas ... tahun 2015
h.      Diketahuinya hubungan pendidikan dengan  pemilihan kontrasepsi pil pada akseptor KB di Puskesmas .... tahun 2015
i.        Diketahuinya hubungan paritas dengan  pemilihan kontrasepsi pil pada akseptor KB di Puskesmas ..... tahun 2015
j.        Diketahuinya hubungan pengetahuan dengan  pemilihan kontrasepsi pil pada akseptor KB di Puskesmas ...... tahun 2015
k.      Diketahuinya hubungan dukungan suami dengan  pemilihan kontrasepsi pil pada akseptor KB di Puskesmas ........ tahun 2015
1.4      Manfaat Penilitan
1.4.1    Bagi Institusi Pendidikan
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat khususnya dalam memperbanyak referensi tentang alat kontrasepsi pil dan sebagai acuan bagi peneliti selanjutnya.
1.4.2   Bagi Puskesmas ........
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan guna peningkatan pelayanan kontrasepsi pil demi terciptanya metode kontrasepsi efektif dan berjangka panjang.
1.4.3    Bagi Peneliti
Penelitian ini sangat berguna untuk menambah pengalaman dan wawasan dalam penelitian serta sebagai bahan untuk menerapkan ilmu yang telah didapatkan selama kuliah.

1.4.4   Bagi Peneliti Lain
Agar dapat dijadikan masukan dalam penelitian serupa dan dapat lebih memeperdalam penelitian yang sudah ada.
1.5      Ruang Lingkup
1.5.1    Ruang Lingkup Materi
Ruang lingkup pada penelitian ini adalah tentang faktor-faktor yang berhubungan dalam pemilihan Alat Kontrasepsi pil Pada Akseptor KB.
1.5.2     Ruang Lingkup Responden
Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah para akseptor KB Puskesmas ......
1.5.3    Ruang Lingkup Waktu
Waktu penelitian dimulai dari bulan Maret 2015
1.5.3    Ruang Lingkup Tempat
Ruang lingkup tempat yang digunakan adalah Puskesmas ....... 


Kalau pengen cepet laporan lengkapnya gan tinggal isi formulir pesanan aja tu di menu di atas ... oke sob sekian dulu ya..
Iklan bawah disini

Buku Tamu


Mau buat buku tamu ini ?
Klik di sini